Rabu, 15 Agustus 2012

PUISI UNTUK KALIAN


puisi ini kubuat untuk kalian wahai jiwa kesalahpahaman
puisi ini kutulis untuk para ahli ibadah yang terhasud syaitan
puisi ini kupersembahkan hanya untuk kalian
                        bagaimana tidak, anak cucumu telah kering oleh airmata yang sekian lama terserap
            lakumu
                        bagaimana tidak, watakmu meresahkan jiwa awam yang tak kunjung mengerti akan
                        lakumu yang terkadang aneh diatas mimbar
lalu untuk apa kau acungkan jari tengahmu ditengah pembangunan  
            masjid itu; kami tahu dia kecil
                        masjid itu; kami tahudia lemah tak berdaya dinista dan dicaci hingga meretakkan tali
                        persaudaraan kita
            masjid itu; kami tahu ia bercucuran  airmata perih hatinya menyaksikan darah
                        tercecar dan membanjiri begitu saja di persimpangan  jarak kita
lalu untuk apa kau bangun tembok penghalang di
                        pekarangan rumahmu yang memerah bercak darah
            pekarangan rumahmu yang dipenuhi bibi kebencian
     lalu untuk apa, bagaimana tidak, lantaran masjid itu
puisi ini kubuat untuk kalian....
                                                      (15 hari setelah kunjungan ibunda...) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar